Jumat, 03 Agustus 2012

Relationship and Lines

Suatu hubungan antar dua insan dapat dianalogikan seperti dua garis.
Pertama, dua garis sejajar.
Hal ini dapat diartikan bahwa dua orang tersebut memang memiliki arah yang sama, bisa jadi mereka juga selalu sependapat dalam berbagai hal. Namun, layaknya dua garis yang sejajar tentu tidak akan bertemu titik potongnya. Mereka pun memerlukan hal yang 'out of the box' dari apa yang biasa dilakukannya. Tentu akan sangat membosankan jika sepanjang hidupmu hanya dihabiskan dengan hal yang itu-itu saja.

Kedua, dua garis perpotongan.
Perumpaan ini dapat diartikan bahwa dua orang dari latar belakang yang berbeda, memiliki banyak perbedaan, sering bertengkar, dan semua hal-hal yang terkadang membuat sesorang tidak nyaman berada di dekatnya. Apakah kalian pernah merasakan hal ini? saya rasa pernah :)). Dari intensitas sering dijahili, berantem, gaya hidup yang berbeda, dll menimbulkan perasaan rindu kala kita tidak diajak berantem olehnya. Bisa jadi kita adalah orang yang pendiam, dan semua hal yang membuat kita bertengkar itu adalah salah satu cara mendekatkan diri kepadanya. Walaupun dia adalah seorang yang cerewet dan kita pendiam. see? Perbedaan itulah yang membuat kita merasa 'klik' dengannya. Kembali ke atas, sehingga kita walaupun dari latar yang berbeda, tentu akan selalu ada hal-hal manis yang membuat kita menyatu dengannya.

Tiara Windri Apriani

Tidak ada komentar:

Posting Komentar