Jum'at, 19 Juli 2013 tepat pukul 08.00 pagi.
hari yang sangat sulit dilewatin, berdoa sebelum membukanya, sangat takut kalau semua yang aku impikan dan bayangkan selama ini gak terwujud. takut mengecewakan keluarga, orang-orang terdekat, serta teman-teman yang sudah terlanjur tau betapa besarnya impian aku untuk ngelanjutin pendidikan disana.
pasca ujian tanggal 30 Juni, tak henti-hentinya doa supaya Allah meridhoi dan mengabulkan keinginanku untuk kuliah disana. memang pesimis abis ngerjain ujian, tapi aku selalu berpikir bahwa aku harus lulus untuk ngebahagiain orang tua dan tentunya diri aku sendiri.
kembali ke 19 Juli, pagi-pagi aku sudah kedinginan dan sangat cemas untuk buka pengumuman. sehabis sahur dan subuh hanya bisa guling-guling dengan perasaan gak tenang...
tibalah pukul 08.00 pagi, dengan segenap keberanian dan harapan yang kupunya, kuberanikan untuk membuka web pengumuman.
beraaaaaaaat banget buat ngeklik. dengan bismillahirrahmanirrahim akhirnya aku klik.
jeng jeng jeng!!!
apa hasilnya?
ternyata aku harus melihat kata MAAF (lagi).
jangan ditanya gimana sedihnya, air mata langsung ngalir deresss gak berenti..
mama, mbak ika, mbak intan satu persatu dateng buat nenangin akuu.. tapi air mata masih ngalir trus, bayangin broh, lo ditolak kedua kalinya di universitas dan jurusan yang sama...
cerita kegagalan kali ini pahit sepahit-pahitnya..
tapi aku yakin
akan ada pelangi setelah hujan. akan ada tanah yang subur sehabis gempa.
huaaaaaaaaaaa buat ikhlas rasanya susah sekali ya Allah :") tolong kasih aku keikhlasan untuk menerimanya.
untuk UNIVERSITAS INDONESIA. takkan berhenti untuk mengejar dan menjadi bagian darinya.
semoga tahun depan aku punya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan kesana.
tolong kabulkan doaku ya Allah :")
bismillahirrahmanirrahim. 2014.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar